Geliat India Membangun Infrastruktur Kota

Saat Ganesha Keliling Kota

KOTA Mumbai benar-benar meriah kemarin. Kesibukan kota Megapolitan itu berganti dengan dentuman petasan, tabuh-tabuhan, hingga musik yang diputar kencang. Hampir di setiap persimpangan atau ruas jalan terdapat semacam tenda yang dibangun. Bangunan sementara itu diperuntukkan untuk Dewa Ganesha. Yakni, dewa yang umumnya diwujudkan dalam patung manusia berkepala gajah dan berukuran besar.

Warga yang datang menyempatkan diri sembahyang di depan Ganesha. Saat memasuki siang atau sekitar pukul 14.00 waktu India, patung-patung tersebut diangkat ke sebuah kendaraan. Ada yang diletakkan di bak terbuka. Ada juga yang menyewa truk dengan kontainer kecil. Itu bergantung pada ukuran Ganesha.

Ganesha lantas diarak keliling Kota Mumbai. Sepanjang perjalanan, warga membunyikan petasan, tabuh-tabuhan, atau musik. Semua bergembira dan berjoget dengan lepas. Muaranya, patung-patung Ganesha dari berbagai penjuru kota diletakkan di Pantai Chowpatty. Tahun lalu ada sekitar 150 ribu patung Ganesha yang dilarung.

Ganesha yang dikenal sebagai simbol dari ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan itu lantas diletakkan di dalam air. Patung tersebut akan hancur bersama riak air. (dhimas ginanjar/c14/dos) 

Leave a reply: