AMD A10 6800K VS AMD A8 6600K

9

TIDAK begitu lama setelah mengeluarkan seri FX (baca: Vishera series), AMD kembali meluncurkan prosesor terbarunya. Kali ini, yang dijagokan AMD adalah prosesor APU Richland yang mengkombinasikan antara CPU dan GPU Radeon HD seri 8000D dalam satu chip. Membuat konsumen bisa lebih hemat dalam membangun komputer karena tidak perlu lagi membeli kartu grafis.
Tentu saja, ciri khas AMD yang menyediakan prosesor murah tapi handal tetap dipertahankan. Meski menggabungkan CPU dan GPU dalam satu kotak kecil, bukan berarti harganya meroket. Tetap dikisaran kurang dari Rp 2 juta. Bagaimana dengan performanya? saya akan berbagi pengalaman saat menggunakan seri A10 6800K dan A8 6600K.

KEMASAN

DUA prosesor yang saya uji coba dibalut dalam kemasan kertas biasa. Berbeda dengan seri FX yang elegan dan kokoh dengan kotak besinya. Di dalamnya, terdapat kipas bawaan, petunjuk pemasangan, garansi, stiker, dan tentu prosesornya. Seperti biasa, tidak terdapat thermal paste. Jadi, jangan lupa beli sebelum menyatukannya dengan kipas.
Perlu diingat, GPU seri 8000D yang menjadi bagian dari chip juga butuh driver. Namun, itu tidak disertakan dalam kemasan tersebut. Pastikan download driver terbaru dari situs AMD secara langsung. Jangan pelit kuota buat download driver ya, karena itu penting.

Prosesor AMD A10 6800K by hardwareheaven.com

INSTALASI

PASTIKAN soket motherboard yang anda miliki support FM2. Jika tidak, prosesor seri APU Richland tidak akan bisa dipasang. Pemasangan juga tidak ada perhatian khusus kecuali memastikan thermal paste sudah dioles sebelum memasang kipas atau cooler. Ingat, thermal paste wajib dioles jangan dicuekin ya.

Pastikan juga kabel dari kipas sudah terpasang sempurna di motherboard. Begitu juga dengan suplai aliran listrik dari power supply, pastikan kabel terpasang sempurna. Untuk lebih lengkapnya, maual book yang ada di motherboard bisa dibaca lagi terkait instalasi CPU, komposisi kabel, hingga pengaturan BIOS.

A10-6800K tanpa kartu grafis tambahan

AMD A8-6600K tanpa kartu grafis tambahan

PERFORMA

PENGUKURAN benchmark atau performa saya lakukan melalui beberapa hal. Yakni, menggunakan software SiSoftware Sandra lite edition. Lantas, menguji secara langsung pada game, Adobe Photoshop CS6, dan Adobe Premiere Pro CS6. Khusus untuk Adobe Photoshop, saya menggunakan cara dari hardwareheaven.

Uji coba terhadap dua APU itu saya lakukan dalam keadaan normal alias tanpa overclock. Selain itu, juga dibandingkan kalau kedua prosesor itu ’’dikawinkan’’ dengan kartu grafis Radeon HD 7790. Perabotan lenong lain yang saya gunakan adalah sebagai berikut:

Motherboard: ASUS
VGA Radeon HD 7790
RAM 8 GB
Cooler original AMD
PSU 750 Watt NZX
OS Windows 7 Ultimate 64 bit

SiSoftware Sandra: Overall Score SelectShow

 

PHOTOSHOP CS6

DUA APU terbaru ini mempunyai hasil kinerja yang cukup memuaskan. Bahkan, saat bekerja sendiri (baca: tanpa kartu grafis). Lihat saja, semua bisa dihasilkan dengan cukup cepat meski harus mengolah gambar yang dikenai filter. Malah, hasilnya tidak jauh berbeda walau kartu grafis terpasang.

Cara mengetahui benchmark Photoshop CS6 ini sepenuhnya menggunakan dan mengikuti cara dari hardwareheaven. Termasuk gambar untuk uji coba yang memiliki resolusi 7000×5443 pixel dengan kepadatan gambar 72dpi.

Gambar yang digunakan untuk tes benchmark PS CS6

HardwareHeaven: Rendering Score SelectShow

 

PREMIERE PRO CS6

MENYENANGKAN, karena Seri APU A10 6800K dan A8 6600K yang saya uji mampu merender video dengan baik. Meski render itu dilakukan secara biasa dalam artian tidak dibebani banyak filter. Output dari proses rendering melalui GPU seri 8000D jika dibandingkan dengan kartu grafis juga tidak tidak terlalu timpang. Tentu saja, itu juga dipengaruhi dari setting yang digunakan.

Dalam uji coba, saya mencoba merender video yang diambil dengan kamera DSLR D7000 dengan setting video HD. Video dengan durasi 4,5 menit itu bisa diselesaikan dalam waktu 5 menit. Namun, proses yang lebih lama terjadi saat saya mencoba merender file video yang didapat dari fraps. Semua video yang ada disini saya selesaikan dengan Adobe Premiere Pro CS6 menggunakan A10 6800K atau A8 6600K.

Render video menggunakan A10 6800K tanpa kartu grafis tambahan

GAMES

MEMBANGUN desktop komputer tentu tidak lengkap kalau tidak diperuntukkan untuk bermain game. Asyiknya, A10 6800K dan A6000 cukup mumpuni kalau diajak main game. Beberapa game yang saya coba diantaranya Tomb Raider, PES 2013, dan Far Cry. Game yang lumayan berat kan?.

Tampilan game Tomb Raider menggunakan A8 A6600K dan HIS HD7790

Game-game tersebut berhasil dijalankan dengan cukup halus saat dimainkan dengan settingan paling rendah. Jangan coba-coba membebani dengan settingan terberat karena membuat game berjalan dengan sangat lambat. Malah, jalannya tokoh utama bisa kalah cepat bila dibandingkan dengan siput hehehe. Beberapa video yang saya unggah sengaja dijalankan dengan A8 6600K. Logikanya, kalau lancara digunakan memakai prosesor itu, tentu A10 6800K yang diatasnya bisa menjalankan dengan baik.

Nah, kalau anda punya game yang kebutuhan spesifikasi minimalnya jauh dari ketiga permainan itu, bisa coba install. Harusnya, dengan seting yang lebih baik bisa dijalankan dengan baik. Yang jelas, meski harus bermain dengan seting paling rendah setidaknya pengguna bisa mempunyai alternatif membuang stres. Tidak lagi terpaku pada solitaire atau minesweeper.

Tomb Raider 2013

Tomb Raider menggunakan A8 6600K settingan low

Salah satu godaan saat main game Tomb Raider ini adalah teknologi TreesFX yang membuat rambut Lara Croft bergerak bebas. Sayangnya, settingan low dengan mode TreesFX aktif tidak membuat game ini nyaman dimainkan. Meski demikian, mematikan fitur tersebut tidak terlalu membuat keasyikan game ini berkurang.

Hitungan FPS menggunakan Fraps menghasilkan kalau Tomb Raider di A10 6800K adalah Avg: 19.0 – Min: 16.5 – Max: 22. Hasil yang jauh berbeda didapat saat memainkan Tomb Raider menggunakan A8 6600K yakni Avg: 9 – Min: 7.5 – Max: 11.

Video Tomb Raider: A8 6600K setting: Low SelectShow

Video Tomb Raider: A8 6600K setting: Max + HD 7790 SelectShow

PES 2013

PES 2013 menggunakan A8 6600K settingan low

Main salah satu game popular ini sebenarnya tidak terlalu berat bagi A10 6800K maupun A8 6600K. Tentu saja, setting harus dibuat paling rendah. Meski grafis tidak cukup baik, sensasi memainkan game ini tetap terasa. Sebab, tidak banyak yang berkurang walau setting diubah paling rendah. Skill, tendangan, hingga drible tetap sama.

Hitungan FPS menggunakan Fraps menghasilkan kalau PES2013 di A10 6800K adalah, Avg: 59.572 – Min: 31 – Max: 63. Mengejutkan karena hasilnya tidak jauh berbeda dengan A8 6600K yakni Avg: 59.335 – Min: 46 – Max: 64.

Video PES2013: A8 6600K setting: Low SelectShow

 

Far Cry 2013

Far Cry 3 menggunakan A8 6600K settingan low

Game berat ini mampu dijalankan dengan baik oleh A10 6800K dan A8 6600K dengan settingan low. Silahkan bereksperimen dengan settingan yang lain. Namun, defaultnya dari seting low menurut saya sudah cukup. Apalagi, bagi pengguna yang tidak punya cukup uang untuk membeli kartu grafis tambahan. Meski setingan rendah, setidaknya sudah bisa memainkan game ini dengan bujet yang rendah juga kan.

Hitungan FPS menggunakan Fraps menghasilkan kalau Far Cry 3 dengan A10 6800K adalah Avg: 37.523 – Min: 22 – Max: 48. Bila menggunakan A8 6600K perbedaanya cukup signifikan yakni Avg: 1.805 – Min: 0 – Max: 25.

Video Far Cry: A8 6600K setting: Low SelectShow

 

KESIMPULAN

Membangun komputer dengan dana terbatas bisa jadi tidak pernah semenyenangkan saat ini. Keberadaan prosesor APU jelas tidak bisa dipandang sebelah mata. Kemampuan grafis terintegrasinya membuat pembeli tidak perlu repot-repot lagi untuk membelu kartu VGA tambahan. Sebab, APU tersebut sudah bisa mengatasi beberapa game berat dengan settingan normal ke low.

Namun, harus diakui untuk urusan bekerja rendering video dan editing foto kedua prosesor itu cukup memuaskan. Sekali lagi, itu kalau bicara soal membangun desktop pc dengan bujet yang terbatas. Terlihat jelas kalau software editing seperti Adobe Photoshop maupun Adobe Premiere bisa dijalankan dengan baik.

Hasil percobaan menunjukkan prosesor ini (tanpa kartu grafis tambahan) cocok bagi foto dan video enthutiast. Terutama bagi pemula atau hobbiest. Kalau puyeng dengan project foto dan video, bisa membuang stress dengan bermain game atau memutar video HD. Kalau merasa kurang, bisa merogoh kocek lagi untuk menambahkan video grafis tambahan.

Score A10-6800K tanpa kartu grafis (atas) dan dengan Radeon HD7790 (bawah)

Score A8-6600K tanpa kartu grafis (atas) dan dengan Radeon HD7790 (bawah)

*catatan: Skor terendah yang di highlight, bukan skor rata-rata.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

9 thoughts on “AMD A10 6800K VS AMD A8 6600K

  1. sukmablack

    rendah banget gan score windows nya? pc ane dikantor pake A8 trinity (sesuai request ane) ram 4gb biasa, mobo MSI yg A75x score nya bs tembus 4,7 (malah temen ane dirumah nya pake bs tembus 5,6) mungkin mobo yg biasa ya gan?


  2. semua video yusufnya kok diprivate gan?


    • Wah iya… bentar lagi ane buka gan. Sorry


  3. Gile gan.. bener gak tu score? Pny gue amd a8 6600k tembus 7.2 kok, ram 4gb, cm rendah di ram 4.3


    • Sama gam itu 7,3 kan hasilnya. Yang di highlight itu skor terendah yang perlu diperbaiki. Bukan nilai rata-rata gan 😀

  4. surjadi

    setting low itu dimana yah gan ? ane ga tau, tolong info dong, tks


    • untuk yang apa ya gan settingnya?


  5. Mas saya mau beli A8 6600 tapi bingung pilih Mobo yang quality tapi murah dibawah sejuta . Ada saran kah ?

    Terus Grafis APU 6600 itu cukup mumpuni atau harus tambah dual grafis ?


    • Kebutuhannya untuk apa dulu? bermain game? gamenya seperti apakah. Untuk mobo, saya biasa pakai Gigabyte, Asus, atau Asrock. Nah, mana yang cocok, susah juga jawabnya 😀 Coba cari harga Gigabyte GA-F2A88X-D3H, ASRock FM2A88X PRO3+, Gigabyte GA-F2A78M-D3H (micro ATX).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *