Review Sapphire Radeon R7 370

0

Banyak yang bisa dilakukan kalau memiliki kartu grafis dengan memori sampai 4 GB. Tidak perlu ragu untuk memainkan berbagai game, apalagi kalau mau coba-coba dengan seting grafis tertinggi. Sapphire mencoba menjawab keinginan itu dengan menghadirkan NITRO Radeon R7 370 Dual-X.

Kasta atas dari seri R7 ini memiliki spesifikasi yang tinggi. Sebab, memiliki embrio dari kartu grafis seri R9 270 yang di rebrand dengan overclock bawaan pabrik. Itulah kenapa, beberapa software uji coba kadang masih mengenalinya sebagai kartu grafis R9 270. Lepas dari itu, brand lama membuat jaminan kartu grafis ini bisa menjalankan berbagai game dengan seting grafis tinggi di resolusi 1080×1920

 

:::::: Fitur ::::::

Sebagai generasi R7, Sapphire R7 370 tampil sangat meyakinkan. Berukuran tidak terlalu besar bila dibanding seri R9. Memiliki dua kipas berukuran besar yang membuat suhunya saat idle di kisaran 40 derajat celcius. Kartu grafis ini juga dilengkapi dengan dua port DVI, 1 HDMI, dan 1 Display Port.

Sapphire memberikan spesifikasi gahar untuk seri R7 ini. Memiliki memori 4 GB dengan 256-Bit GDDR5. Lantas, Core Clock 985 MHz dan 1024 Stream Processors. Untuk menjalankan kekuatan yang besar itu, butuh tenaga dari soket 6 pin.

:::::: BENCHMARK ::::::

3D Mark
Dalam boks kartu grafis ini, tertera dengan jelas angka 1080p. Artinya, Sapphire R7 370 ini diklaim kuat untuk menjalankan game dengan resolusi sull HD. Oleh sebab itu, dalam pengujian hanya menggunakan Fire Strike sebagai sarana uji coba. Yakni Fire Strike 1.1 dan Fire Strike Xtreme yang dideaain untuk menguji permainan di resolusi lebih tinggi, 2560×1440.

Hasil pengujian boleh dibilang cukup bagus. Apalagi, kalau skor 4754 dibandingkan dengan kartu grafis seri R7 sebelumnya. Ini membuktikan kalau R7 370 bisa menjalankan game di resolusi 1080×1920 dengan lancar. Skor rata-rata untuk graphics tes 1 adalah 23.91 fps, sedangkan graphics tes 2 sebesar 22.39 fps, dan physics tes mencapai 24.19 fps.

Memang, kartu grafis ini sudah optimal untuk resolusi Full HD. Tapi, tidak ada salahnya untuk mencoba di resolusi lebih tinggi. Pengujian dengan Fire Strike Extreme, menghasilkan angka 2342. Sebenarnya tidak terlalu buruk karena game ringan bisa dimainkan dengan cukup lancar di resolusi ini.

Cinebench R15

Bukti lain bahwa kartu grafis ini sangat kekinian adalah hasil pengujian melalui Cinebench R15. Dari rendering video yang dilakukan, mendapatkan hasil 85.88 fps. Angka itu cukup tinggi untuk menjalankan berbagai game dan kegiatan lain yang berkaitan dengan video. Berdasar database dasar Cinebench R15, performa kartu grafis ini berada paling atas.

FurMark

Saat diuji dengan beban yang berat, kartu grafis ini tetap memberikan performa yang cukup baik. Stress yang tinggi melalui FurMark, masih menghasilkan rata-rata 28 fps di resolusi full HD. Sedangkan yang memiliki monitor belum full HD, angka fps bisa lebih tinggi lagi.

Misalnya di 1280×720, rata-ratanya menyentuh 51 fps. Angka itu juga menunjukkan kalau kartu grafis ini bisa melahap berbagai game dengan bermacam kualitas setting grafis. Untuk temperature tertinggi, FurMark mencatat 70an derajat celcius.

:::::: GAME ::::::

Tomb Raider

Petualangan cewek kaya raya ini bisa dijalankan dengan setting grafis tertinggi lengkap dengan teknologi TreesFX yaitu, extreme. Pengujian melalui benchmark internal game Tomb Raider, didapati hasil minimum adalah 29.1 fps, tertinggi 50 fps dan skor rata-rata 38.5 fps. Dengan skor setinggi itu, setiap level bisa dilalui dengan grafis yang mengagumkan.

Need For Speed: RIVALS

Kartu grafis R7 generasi sebelumnya, biasanya cukup kesulitan untuk menaklukkan game ini. Apalagi, kalau permainan sengaja dijalankan dngan kualitas grafis tertinggi di resolusi 1080×1920. Namun, R7 370 memberikan perbedaan yang signifikan. Sebab, skor pengujian terendah mendapatkan 29 fps, tertinggi 31 fps, dan rata-ratanya 30. Main game ini bisa dipastikan bebas lag.

Battlefield 4

Boks kartu grafis ini juga dengan percaya diri menyebut R7 370 dibuat untuk bermain game online. Game Battlefield yang dikenal sebagai permainan first person shooter cukup berat menjadi sarana uji coba. Hasilnya tidak mengecewakan, nilai terendah yang dihasilkan 29 fps, tertinggi 61 fps, dan rata-rata 48 fps. Selama tidak ada gangguan dan koneksi internetnya stabil, game ini pasti berjalan lancar.

GTA V

Siapa yang tidak kenal dengan game terkenal ini. Pada 2015, Rockstar memutuskan untuk membawa GTA V ke platform pc. Sayangnya, kebutuhan spesifikasi kompone. PC yang tinggi membuat beberapa gamer mundur untuk menjalankan ini. Apalagi, kalau punya kartu grafis yang pas-pasan.

Kebetulan, game ini juga menawarkan opsi bermain online, jadi pas untuk mencoba ketangguhan kartu grafis ini. Pengujian dilakukan saat ’’bertarung’’ online dan dalam free mode alias jalan-jalan tanpa menentu arah.

Sapphire R7 370 bisa menjadi pilihan kalau mencari kartu grafis yang ramah di kantong tetapi kuat untuk menjalankan game ini. Buktinya, skor melalui Fraps menghasilkan nilai terendah 28 fps, tertinggi 61 fps, dan rata-rata 43 fps. Nilai itu cukup untuk menjalankan game ini dengan seting grafis tertinggi tanpa lag.

:::::: KESIMPULAN ::::::

Kartu grafis ini memang lebih mahal dari seri R7 generasi sebelumnya karena dibanderol Rp 3 jutaan. Namun, performa yang diperoleh memang memuaskan. Apalagi, basis dari Sapphire R7 370 adalah teknologi terakhir dari arsitektur GCN. Jadinya, makin nyaman untuk dijalankan dengan game-game terbaru.

Apalagi, kartu grafis ini punya memori 4 GB. Investasi untuk membeli kartu grafis menjadi makin jelas. Maksudnya, Sapphire R7 370 ini bisa digunakan dan cocok untuk bermain berbagai game dalam jangka waktu yang sangat lama. Bisa jadi di tahun ini, Sapphire R7 370 adalah kartu grafis 4 GB termurah di pasaran.

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmailby feather

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *